Wednesday, November 04, 2009
My Facebook is Now Deactivated
breaking news: have just deactivated my facebook account. maaf teman2 semuanya yg ada di dalam friendlist. saya menghilang yaaa.... untuk kesehatan pikiran saya yg uda mulai jenuh dg facebook, dan suntuk dengan friendlist yg meski hanya 300'an (compared to others yg sampe 1000an, 2000an hihhihihi...) tapi cukup bikin saya bingung krn banyak yg ngga kenal personally, belum lagi ada yg punya 2-3-4 account sekaligus per orang. nggak tau sampe kapan saya akan activate lagi. saya janji pada diri sendiri, ketika reactivate saya akan lebih strict & selective dalam memanage isi list & account saya karena saya mulai terganggu dengan hiruk-pikuknya facebook. demi kesehatan saya :D
Sunday, September 20, 2009
Friday, September 11, 2009
Menjaga Stamina Bepruasa
Telat banget yak hari gini baru posting :D gpp daripada ga posting ya hehehe...
bulan ramadhan yg beberapa tahun ini berturut2 jatuh di musim kemarau terus, dan makin tahun kemaraunya makin panassss apalagi di Sby yg aslinya juga uda panas :D berpuasa di cuaca panas terutama sering ngider di jalan tentu tantangannya cukup berat. namun alhamdulillah kondisi ini tidak terlalu berarti bagi saya, maka saya ingin berbagi beberapa hal yg biasa saya lakukan semoga bisa manfaat bagi teman2.
Memahami Proses Metabolisme
Proses metabolisme manusia terbagi dalam 3 periode yaitu: cerna, serap, pembuangan dengan jadwal masing2 kurang lebih sebagai berikut:
Proses cerna terjadi pada jam 12 siang - 8 malam
Proses serap terjadi pada jam 8 malam - 4 pagi
Proses pembuangan terjadi pada jam 4 pagi - 12 siang
Kondisi puasa sesungguhnya kondisi tubuh melakukan detox. Bila kita melihat jadwal tersebut diatas, jadwal puasa terjadi selama periode pembuangan hingga 75% periode cerna yang artinya 75% dari periode cerna dimanfaatkan untuk mengistirahatkan organ2 cerna sekaligus memperpanjang masa aktifnya organ2 pembuangan karena tidak ada asupan makanan yang masuk sehingga energi tubuh terpakai untuk melanjutkan proses pembuangan.
Sementara itu periode "boleh makan" alias sore-subuh adalah periode memaksimalkan proses penyerapan karena porsi periode cerna hanya kebagian 25% saja (maghrib sampe jam 8 malam).
Memahami Masa Cerna Bahan Makanan
Secara garis besar bahan makanan terbagi dalam kelompok karbohidrat, buah-sayur (termasuk juga protein nabati), dan protein hewani yang masing2 memiliki mas acerna berbeda2 sebagai berikut:
Buah, masa cerna hanya 15 menit sehingga buah berfungsi sebagai sumber energi instan seperti halnya minuman manis
Sayuran, masa cerna 2 jam
Karbohidrat, masa cerna 3 jam
Protein hewani, masa cerna 3-4 jam
Lalu apa yang saya lakukan?
Tidak Makan Berlebihan (prioritas UTAMA)
Saya tidak menjadikan ramadhan sebagai foodvaganza. Di meja makan saya tidak ada bedanya ramadhan dengan hari2 biasa. Cukup menu standar saya: selain nasi hanya ada 1 macam olahan sayuran dan 1 macam lauk, tidak lebih. Stok buah juga seperti hari biasa: banyak stok :D Buah2an dimakan segar begitu saja, bukan dijus apalagi dg tambahan gula, susu dll kalaupun diolah spt itu amat sangat jarang sekali mungkin sebulan sekali.
Ketika berbuka, saya selang-seling kombinasinya supaya proses cerna tidak berat. Hari ini protein hewani & sayur, besok karbohidrat dan sayur.
Ketika sahur, saya makan yg ringan2 saja seperti sayuran dan buah2an.
Tidak makan berlebihan, baik porsi maupun jenisnya, adalah upaya saya untuk peduli pada proses metabolisme sambil memperhatikan masa cerna bahan makanan.
Akibatnya, selama berpuasa tubuh saya tidak mudah lelah karena organ2 saya tidak bekerja berat melakukan macam2 proses: pembuangan bersamaan mencerna sisa makanan *yg berat dan terlalu banyak* sekaligus beraktivitas sehari2.
Perlu diketahui bila tubuh melakukan 2 proses bersamaan (misal, proses pembuangan mix pencernaan) ataupun makan berlebihan porsi dan jenisnya maka organ tubuh bekerja keras untuk mengerahkan enzim2 tubuh yg selama kerjanya tidak bisa maksimal karena bercampurbaur, dan proses masing2 menjadi berjalan lebih lama. Pencernaan jadi tidak optimal, pembuangan juga tidak maksimal.
Apalagi kalo selama masa "boleh makan" kita ngemil terus, makan terus, siangnya jadi lemas karena proses serap tidak berjalan sempurna, asupan energi jadi berkurang.
Banyak Minum dan Makan Buah
Banyak minum tentu membantu lancarnya proses pencernaan dan menjaa kadar cairan tubuh tidak sampai dehidrasi di siang hari *yg puanaaasss spt Sby*
Selain banyak minum saya juga penggila buah. Volume belanja terbesar saya adalah buah. Buah2an sebagai sumber energi instan dan amat sangat mudah diserap tubuh, memberi cadangan energi yang bisa kita andalkan untuk menjaga stamina di siang hari.
Saya memilih buah2 lokal daripada import. Alasannya simpel saja karena proses distribusinya pendek maka kita mendapatkan kualitas buah lokal lebih baik/lebih segar daripada buah2 import selain tentu saja.... lebih muraahhh :D Kulkas nyaris ngga perna absen dari buah. Yang biasa saya beli: melon dan variannya, jambu merah, nenas, stroberi, anggur bali. Buah2 musiman spt manggis, kesemek, mangga, rambutan pasti tak pernah absen juga kalo sedang musimnya, apalagi kalo peak season harganya murah banget kan..
Satu Sendok Makan Madu
Sahur saya tutup dengan minum 1 sdm madu yang dilarutkan segelas air suhu biasa
Pelembab (khususnya yg sering di jalan)
Saya pakai pelembab di badan-tangan-kaki juga wajah & bibir untuk mencegah permukaan kulit dehidrasi karena terpapar panasnya matahari
Semua point diatas alhamdulillah biasa saya lakukan sehari2 meskipun tidak sedang berpuasa. Semoga sharing saya ini bisa bermanfaat bagi teman2 menjalani aktivitas sambil menjaga kesehatan, baik saat berpuasa maupun tidak.
note:
thx to bu Andang Gunawan dan mas Wied Harry yang membangkitkan kesadaran saya untuk menjalani pola makan sehat dan pencerahan2nya yang sarat manfaat.
bulan ramadhan yg beberapa tahun ini berturut2 jatuh di musim kemarau terus, dan makin tahun kemaraunya makin panassss apalagi di Sby yg aslinya juga uda panas :D berpuasa di cuaca panas terutama sering ngider di jalan tentu tantangannya cukup berat. namun alhamdulillah kondisi ini tidak terlalu berarti bagi saya, maka saya ingin berbagi beberapa hal yg biasa saya lakukan semoga bisa manfaat bagi teman2.
Memahami Proses Metabolisme
Proses metabolisme manusia terbagi dalam 3 periode yaitu: cerna, serap, pembuangan dengan jadwal masing2 kurang lebih sebagai berikut:
Proses cerna terjadi pada jam 12 siang - 8 malam
Proses serap terjadi pada jam 8 malam - 4 pagi
Proses pembuangan terjadi pada jam 4 pagi - 12 siang
Kondisi puasa sesungguhnya kondisi tubuh melakukan detox. Bila kita melihat jadwal tersebut diatas, jadwal puasa terjadi selama periode pembuangan hingga 75% periode cerna yang artinya 75% dari periode cerna dimanfaatkan untuk mengistirahatkan organ2 cerna sekaligus memperpanjang masa aktifnya organ2 pembuangan karena tidak ada asupan makanan yang masuk sehingga energi tubuh terpakai untuk melanjutkan proses pembuangan.
Sementara itu periode "boleh makan" alias sore-subuh adalah periode memaksimalkan proses penyerapan karena porsi periode cerna hanya kebagian 25% saja (maghrib sampe jam 8 malam).
Memahami Masa Cerna Bahan Makanan
Secara garis besar bahan makanan terbagi dalam kelompok karbohidrat, buah-sayur (termasuk juga protein nabati), dan protein hewani yang masing2 memiliki mas acerna berbeda2 sebagai berikut:
Buah, masa cerna hanya 15 menit sehingga buah berfungsi sebagai sumber energi instan seperti halnya minuman manis
Sayuran, masa cerna 2 jam
Karbohidrat, masa cerna 3 jam
Protein hewani, masa cerna 3-4 jam
Lalu apa yang saya lakukan?
Tidak Makan Berlebihan (prioritas UTAMA)
Saya tidak menjadikan ramadhan sebagai foodvaganza. Di meja makan saya tidak ada bedanya ramadhan dengan hari2 biasa. Cukup menu standar saya: selain nasi hanya ada 1 macam olahan sayuran dan 1 macam lauk, tidak lebih. Stok buah juga seperti hari biasa: banyak stok :D Buah2an dimakan segar begitu saja, bukan dijus apalagi dg tambahan gula, susu dll kalaupun diolah spt itu amat sangat jarang sekali mungkin sebulan sekali.
Ketika berbuka, saya selang-seling kombinasinya supaya proses cerna tidak berat. Hari ini protein hewani & sayur, besok karbohidrat dan sayur.
Ketika sahur, saya makan yg ringan2 saja seperti sayuran dan buah2an.
Tidak makan berlebihan, baik porsi maupun jenisnya, adalah upaya saya untuk peduli pada proses metabolisme sambil memperhatikan masa cerna bahan makanan.
Akibatnya, selama berpuasa tubuh saya tidak mudah lelah karena organ2 saya tidak bekerja berat melakukan macam2 proses: pembuangan bersamaan mencerna sisa makanan *yg berat dan terlalu banyak* sekaligus beraktivitas sehari2.
Perlu diketahui bila tubuh melakukan 2 proses bersamaan (misal, proses pembuangan mix pencernaan) ataupun makan berlebihan porsi dan jenisnya maka organ tubuh bekerja keras untuk mengerahkan enzim2 tubuh yg selama kerjanya tidak bisa maksimal karena bercampurbaur, dan proses masing2 menjadi berjalan lebih lama. Pencernaan jadi tidak optimal, pembuangan juga tidak maksimal.
Apalagi kalo selama masa "boleh makan" kita ngemil terus, makan terus, siangnya jadi lemas karena proses serap tidak berjalan sempurna, asupan energi jadi berkurang.
Banyak Minum dan Makan Buah
Banyak minum tentu membantu lancarnya proses pencernaan dan menjaa kadar cairan tubuh tidak sampai dehidrasi di siang hari *yg puanaaasss spt Sby*
Selain banyak minum saya juga penggila buah. Volume belanja terbesar saya adalah buah. Buah2an sebagai sumber energi instan dan amat sangat mudah diserap tubuh, memberi cadangan energi yang bisa kita andalkan untuk menjaga stamina di siang hari.
Saya memilih buah2 lokal daripada import. Alasannya simpel saja karena proses distribusinya pendek maka kita mendapatkan kualitas buah lokal lebih baik/lebih segar daripada buah2 import selain tentu saja.... lebih muraahhh :D Kulkas nyaris ngga perna absen dari buah. Yang biasa saya beli: melon dan variannya, jambu merah, nenas, stroberi, anggur bali. Buah2 musiman spt manggis, kesemek, mangga, rambutan pasti tak pernah absen juga kalo sedang musimnya, apalagi kalo peak season harganya murah banget kan..
Satu Sendok Makan Madu
Sahur saya tutup dengan minum 1 sdm madu yang dilarutkan segelas air suhu biasa
Pelembab (khususnya yg sering di jalan)
Saya pakai pelembab di badan-tangan-kaki juga wajah & bibir untuk mencegah permukaan kulit dehidrasi karena terpapar panasnya matahari
Semua point diatas alhamdulillah biasa saya lakukan sehari2 meskipun tidak sedang berpuasa. Semoga sharing saya ini bisa bermanfaat bagi teman2 menjalani aktivitas sambil menjaga kesehatan, baik saat berpuasa maupun tidak.
note:
thx to bu Andang Gunawan dan mas Wied Harry yang membangkitkan kesadaran saya untuk menjalani pola makan sehat dan pencerahan2nya yang sarat manfaat.
Sunday, July 26, 2009
MFM2 Juli 2009: Guava Shorbet with Fruit Compote

Cuaca Surabaya yang sangat panas sekali bikin saya pengen terus2an bikin shorbet. Saya suka pakai buah2 lokal sebagai bahan utama shorbet, seperti nanas, mangga dan jambu biji.
Ini sebagai entry untuk MFM2 Juli 2009 yang bertema Vegs & Fruits for Health & Fun yang dihosting oleh saya sendiri, shorbet berbahan jambu merah yang disajikan dengan fruit compote.
Tidak seperti fruit compote biasanya yang buah2nya dimatangkan cukup lama, saya hanya memanaskan nanas sebentar saja dan stroberi dimasukkan mentah. Pilih buah yang manis untuk meminimalisir penggunaan gula. Sultana saya pakai untuk sentuhan rasa sekligus pemanis rasa, berpadu dengan kuah hasil rebusan inti nanas.
Secara keseluruhan, Fruit Compote berpadu Guava Shorbet di tengah cuaca panas, hmmmm... segaaarrr.. !!!

GUAVA SHORBET with FRUIT COMPOTE
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
750 gr jambu merah kupas, belah dua
100 ml + 300 ml air
100 gr gula pasir /secukupnya
1 butir jeruk nipis, ambil airnya
1 sdm gelatin bubuk + 50 ml air
Cara:
Keruk jambu merah, rebus kerukan bijinya dg 100ml air dg api kecil hingga lunak dan menyusut setengah, dinginkan. Potong2 daging buahnya & sisihkan.
Blender rebusan biji dg sisa 300ml air, saring & buang bijinya.
Panaskan campuran gelatin+air dg cara ditim hingga larut.
Blender jadi satu: air biji jambu, daging jambu, gula, air jeruk dan gelatin.
Dinginkan di friser hingga pinggirannya mulai beku, proses dg ice cream maker hingga beku & lembut. Simpan dulu di friser hingga keras.
Note:
Kerukan biji adalah bagian yang paling wangi dan tertinggi kandungan pektinnya dari seluruh bagian jambu merah.
Biasanya aku pake putih telur untuk campuran shorbet, bukan pake gelatin. Tapi kalo ngga biasa dengan putih telur mentah diganti aja pake gelatin. Fungsinya sama, sebagai pengikat & pengatur konsistensi agar shorbet lebih halus.
Kalo ga ada ice cream maker, bekukan hingga setengah keras, aduk & mixer, bekukan hingga setengah keras lagi, mixer lagi, hingga 3-4 kali dna terakhir bekukan sempurna.
Fruit Compote
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
150 gr sultana
1 buah nanas kupas
150 gr strawberry, potong2
1 sdm gula pasir
150 ml air
Cara:
Didihkan air, masukkan sultana, masak dg api kecil hingga mjd fluffy.
Tambahkan potongan nanas, aduk bentar & matikan api.
Tutup rapat hingga dingin, tambahkan stroberi & gula pasir, aduk rata.
Note:
Bisa pake buah apa aja, apel, jeruk mandarin, apricot, dll.
Manfaatkan inti nanas yg biasa dibuang. Potong kecil2 inti nanas, rebus dan saring. Air rebusannya dipake merebus sultana shg aroma & rasanya lebih segar
Penyajian
Scoop shorbet ke mangkuk atau gelas, siram dg fruit compote, sajikan segera.
Wednesday, March 25, 2009
MFM2 Maret 2009: Japanese Cheesecake ala Lia v.2

Posting ini sebagai entry untuk MFM2 Maret 2009 yang dihost oleh mba Yeni.
Kedip2an ama Mba Desy untuk transfer stok krimcis-nya ke dapurku, niat awalnya mo kubikin herbicious cheese cookies paporitku. Tapi trus keingetan ummi yang termehe-mehe ama hasil latbar cottoncake tempo hari, kubikin aja jadi ciskek.

searah jarum jam: (1). gue... goodcook. ehm... narsis dikit :)) (2). uda mateng, cantik kan... buru2 sotrek sebelum permukaannya turun dikit ke ketinggian adonan semula (3). yuk tuang seleinya sluuurpppp
Para temen2 bakers yang hobi menjelajahi blog & milis kuliner pasti sangat familiar dengan resep Japanese Cheesecake versi Yasaboga. Yup... aku juga memfavoritkan resep ini. Sedikit modif di jumlah telur *ngga suka kuning telur nganggur*, wipkrim ganti fresh milk dan butter kuganti minyak jagung biar rada ringan ga terlalu eneg. Selai apricot kuganti bluberi, disajikan dengan stroberi. Namanya jadi apa dong? Ya tetep japanis ciskek hehehehe...
Dulu pernah bikin modif yang lain juga (makanya yg ini kusebut v.2), bisa dilihat disini.
Thx buat mbaYeni atas hostingnya.

JAPANESE STYLE CHEESECAKE
Source: 35 Variasi Resep-resep Cheesecake, Yasaboga
Method & Ingredients Modified by Lia, Dapurgue
Bahan A, campur dan ayak:
60 gr tepung terigu *was: 50gr*
60 gr tepung maizena *was: 50gr*
Bahan B:
75 gr minyak jagung *was: 60gr mentega tawar*
250 gr cream cheese, biarkan pada suhu ruang
150 ml fresh milk *was: 120ml whip cream*
6 kuning telur *was: 3 kuning +1 butir telur utuh*
1.5 sdt lemon essence *was: kulit jeruk lemon parut +1sdt air lemon*
6 putih telur *was: 5*
100 gr gula pasir halus *was 125gr gula +1/8sdt garam*
Topping:
sekitar 150gr selai blueberry diencerin dg 4-5sdm air panas
*was 2 sdm selai apricot +2 sdm air*
Cara:
Aduk minyak jagung, susu dan cream cheese di panci hingga rata, panaskan dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga mendidih.
Msukkan campuran Bahan A, aduk hingga rata dan kalis, matikan api.
Sambil menunggu adonan keju berkurang panasnya, kocok putih telur dan gula pasir hingga mengembang dan stabil *tahap softpeak*
Masukkan kuning telur dan lemon essence ke adonan keju, aduk dengan whisker hingga rata.
Masukkan kocokan putih telur ke adonan keju secara bertahap hingga rata.
Tuang ke loyang 22cm, steam bake sampai matang, dinginkan.
Keluarkan dari loyang, siram dengan selai yang telah dicairkan, sajikan sesuai selera.
Tuesday, March 10, 2009
Cakalang Tumis Tomat Pedas
Ikan cakalang, tongkol dan tuna adalah satu kerabat. Daku & hubby sangat menggemari masakan berbahan ikan tersebut. Yang jadi favorit kami, ikan cakalang/tongkol/tuna dimasak dalam bentuk tumisan pedas dengan banyak tomat. Kadang aku bikin agak berkuah dan kadang kering, sama2 enak.
Aku memakai ikan segar, bukan dalam bentuk pindang atau kalengan karena terasa agak amis di lidahku. Dan kalau memungkinkan gunakan minyak kelapa (VCO maupun klentik/homemade), aromanya wangi gurih dan rasanya khas sekali. Tapi kalo ngga ada pake minyak sayur biasa boleh2 aja kok :)

CAKALANG TUMIS TOMAT PEDAS
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
300 gr daging ikan cakalang/tongkol/tuna mentah
4 siung bawang putih, iris
8 butir bawang merah, iris
2 batang sereh, geprak atau suwir2 memanjang tanpa putus dari pangkalnya
3 cm lengkuas, belah & geprak
Cabe rawit secukupnya
250 gr tomat merah, iris kasar
1 sdt garam /secukupnya
1.5 sdt gula pasir /secukupnya
4 sdm minyak kelapa murni *aku pake VCO*
100 ml kaldu ikan
Cara:
Tempatkan ikan di mangkuk tahan panas, kukus 15 menit.
Suwir2 daging ikan, sisihkan kaldunya.
Panaskan minyak kelapa, tumis sereh, lengkuas, bawang putih dan bawang merah hingga layu
Masukkan ikan dan cabe rawit, aduk2 rata.
Tuangi kaldu ikan, tambahkan tomat, garam dan gula pasir. Tutup rapat, masak dengan api kecil selama 10 menit, matikan api & sajikan.
Bila suka agak kering, buka tutupnya dan lanjutkan memasak dengan api medium hingga kuah mengering.
Note:
Rempah & herbs bisa divariasikan sesuai selera, misal dengan tambahan daun jeruk, jahe geprak, kemangi, duan bawang dll.
Takaran tomat diatas adalah mengikuti seleraku & hubby yg doyan tomat. Kalo kebanyakan bisa dikurangi sesuai selera.
Aku memakai ikan segar, bukan dalam bentuk pindang atau kalengan karena terasa agak amis di lidahku. Dan kalau memungkinkan gunakan minyak kelapa (VCO maupun klentik/homemade), aromanya wangi gurih dan rasanya khas sekali. Tapi kalo ngga ada pake minyak sayur biasa boleh2 aja kok :)

CAKALANG TUMIS TOMAT PEDAS
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
300 gr daging ikan cakalang/tongkol/tuna mentah
4 siung bawang putih, iris
8 butir bawang merah, iris
2 batang sereh, geprak atau suwir2 memanjang tanpa putus dari pangkalnya
3 cm lengkuas, belah & geprak
Cabe rawit secukupnya
250 gr tomat merah, iris kasar
1 sdt garam /secukupnya
1.5 sdt gula pasir /secukupnya
4 sdm minyak kelapa murni *aku pake VCO*
100 ml kaldu ikan
Cara:
Tempatkan ikan di mangkuk tahan panas, kukus 15 menit.
Suwir2 daging ikan, sisihkan kaldunya.
Panaskan minyak kelapa, tumis sereh, lengkuas, bawang putih dan bawang merah hingga layu
Masukkan ikan dan cabe rawit, aduk2 rata.
Tuangi kaldu ikan, tambahkan tomat, garam dan gula pasir. Tutup rapat, masak dengan api kecil selama 10 menit, matikan api & sajikan.
Bila suka agak kering, buka tutupnya dan lanjutkan memasak dengan api medium hingga kuah mengering.
Note:
Rempah & herbs bisa divariasikan sesuai selera, misal dengan tambahan daun jeruk, jahe geprak, kemangi, duan bawang dll.
Takaran tomat diatas adalah mengikuti seleraku & hubby yg doyan tomat. Kalo kebanyakan bisa dikurangi sesuai selera.
Wednesday, February 25, 2009
Vanilla Crepes with Grape Sauce
Ini pertama kali dakuw ikut MFM. Pertama ikut, dengan tema pertama yang cukup ngagetin juga: Nuansa Ungu!
Kalo liat sebelum2nya tema MFM identik dengan bahan makanan. Nah kalo warna, UNGU pula, asli binun cari wangsitnya hehehe...
Kalau mau gampang, bisa pake pewarna kue. Hmmm... not my choice. Bukan ttg pewarnanya, tapi rasanya terlalu seperti shortcut :D
Atau yg identik dg warna ungu: blueberry. Sayang hubby kurang suka.
Pilihan akhirnya jatuh pada sesuatu yang simpel tapi cukup menggoda *ciee...*
Modal resep Crepes andalan, disajikan dengan saus anggur lokal endonesa (anggur bali). Wangi dan legit vanilla berpadu asam manis saus anggur, jodo banget dah. Sengaja dipilih anggur bali karena bisa menghasilkan warna ungu yang bagus dan kuat, semakin lama dipanasin semakin intens warnanya.
Kedua komponen ini sudah pernah kubuat sebelumnya tapi baru sekarang menikah, dengan sedikit penyempurnaan. Enjoy it!
Buat Mba Rachmah, makasih tantangannya ;)

VANILLA CREPES
By: Lia, Dapurgue
This is my basic recipe for making several crepes-based desserts.
Ingredients:
2 eggs
500 ml fresh milk
250 gr all-purpose flour (use high grade or bread flour for best result)
½ tsp salt
2 tsp sugar (was: 2 tbs)
2 tsp vanilla essence
3 tbs butter, melted (was: 2 tbs)
Method:
Combine all ingredients in a blender or food processor until smooth. Let the batter stand for 15 minutes.
Pour about one woodenspoon of the batter into preheated crepes pan (or simply use non-stick frying pan).
Lift the pan off of the heat and tilt it so that the batter forms an even, thin layer in the pan.
Cook until it's set and the bottom is golden.
Remove from the pan and place on a sheet of wax paper. Continue cooking the remaining batter in the same manner, stacking the finished ones between sheets of wax paper.
Serve immediately or freeze in airtight container for up to one month.

SAUS ANGGUR BALI
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
200 gr anggur bali
50 gr gula pasir /sesuai selera
3 sdm air
2 sdt air jeruk lemon/nipis *optional kalo anggur kurang asem*
Cara:
Anggur dibelah2 atau dicincang, buang bijinya.
Campur air, gula dan air jeruk *kalo pake* di panci kecil, panaskan dengan api kecil sambil sesekali digoyang2 tanpa diaduk hingga gula larut dan mengental.
Masukkan anggur, aduk2 hingga bercampur rata dan larutan gula kembali cair oleh jus anggur.
Masak dengan api sekecil mungkin hingga mengental, angkat.
Penyajian:
Lipat atau gulung crepes sesuai selera, letakkan di piring, siram dengan saus anggur.
Bisa disajikan dengan es krim atau buah2an segar.
Subscribe to:
Posts (Atom)
